You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Leran
Leran

Kec. Sluke, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

Laman Resmi Pemerintah Desa Leran, Kecamata Sluke, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Sekretariat : Balai Desa Leran, RT 02 RW 01 Leran, Sluke, Kode Pos : 59272 | LERAN BERSERI (Bersih, Relegius, Sejahtera, Rapi, dan Indah) | https://leran-rembang.desa.id

PERCEPAT PENURUNAN ANGKA STUNTING, PEMDES LERAN GELAR REMBUG STUNTING (MMD II)

M. ASYRIF ZAHRUL HUSNA 08 Juli 2026 Dibaca 1 Kali
PERCEPAT PENURUNAN ANGKA STUNTING, PEMDES LERAN GELAR REMBUG STUNTING (MMD II)

LERAN, 12 Juni 2026 – Pemerintah Desa (Pemdes) Leran Kecamatan Sluke Kabupaten Rembang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional percepatan penurunan angka stunting. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya forum koordinasi lintas sektor melalui acara Rembug Stunting yang dirangkaikan dengan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) II. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Balai Desa Leran pada Jumat (12/06/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat dan pemerintahan, mulai dari Kepala Desa Leran beserta perangkat desa, Camat Sluke, Tim Pendamping dari Puskesmas Sluke, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kader Pembangunan Manusia (KPM), Kader Posyandu, serta tokoh masyarakat  Desa Leran.

Evaluasi Kesehatan Masyarakat dan Strategi Penanganan

Rembug Stunting dan MMD II ini menjadi wadah penting untuk memetakan data terkini mengenai kondisi kesehatan masyarakat, khususnya balita dan ibu hamil di wilayah Desa Leran. Berdasarkan hasil analisis situasi yang dipaparkan oleh KPM dan petugas Puskesmas Sluke, dibahas capaian intervensi gizi serta kendala yang masih dihadapi di lapangan.

Kepala Desa Leran dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan semata, melainkan butuh kerja sama kolaboratif (konvergensi) dari semua pihak.

"Stunting adalah investasi masa depan generasi desa kita. Melalui Rembug Stunting dan MMD II ini, kita bersama-sama merumuskan langkah konkret, mulai dari pemenuhan gizi, edukasi pola asuh, hingga perbaikan sanitasi lingkungan agar target zero stunting di Desa Leran dapat segera tercapai," ujarnya.

Penyusunan Rencana Aksi Desa

Melalui diskusi yang interaktif, forum berhasil menyepakati beberapa poin penting dan rencana aksi nyata yang akan diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun anggaran berikutnya. Beberapa prioritas penanganan yang disepakati antara lain:

  • Optimalisasi Layanan Posyandu: Peningkatan fasilitas dan kapasitas kader kesehatan dalam mendeteksi dini gejala stunting.

  • Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Penyaluran PMT yang berbasis pangan lokal dan bergizi seimbang untuk balita berkategori wasting (kurus) dan stunting, serta ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK).

  • Edukasi dan Penyuluhan: Menggandakan program kelas ibu hamil dan kelas balita guna memperkuat pemahaman mengenai pentingnya ASI Eksklusif dan pola asuh 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

  • Akses Air Bersih dan Sanitasi: Peningkatan infrastruktur sanitasi bagi keluarga yang dinilai rentan.

Perwakilan dari Puskesmas Sluke turut memberikan apresiasi atas langkah proaktif Pemdes Leran. Pihak Puskesmas berharap komitmen yang telah dituangkan dalam berita acara rembug ini dapat dikawal bersama agar pelaksanaannya tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka stunting di Kecamatan Sluke, khususnya di Desa Leran.

Kabar Rembang